Jakarta, 13 Juli 2025 – Dalam era digital yang semakin maju, ancaman siber menjadi salah satu risiko terbesar yang dihadapi oleh institusi keuangan. Menyadari hal ini, Bankers Association for Risk Management (BARa) menggelar seminar cyber security untuk meningkatkan awareness dan kapasitas industri perbankan dalam menghadapi ancaman siber.
Seminar yang bertema “Cybersecurity in Banking: Current Threats and Future Challenges” ini dihadiri oleh lebih dari 150 peserta dari berbagai bank dan lembaga keuangan di Indonesia.
Landscape Ancaman Siber Terkini
Menurut data yang dipresentasikan dalam seminar, ancaman siber terhadap sektor keuangan mengalami peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir:
- Serangan ransomware meningkat 300% dalam 2 tahun terakhir
- Phishing attacks menjadi metode paling umum untuk menyerang bank
- Insider threats masih menjadi salah satu risiko terbesar
- Serangan terhadap infrastruktur cloud semakin meningkat
Strategi Pertahanan Siber
Seminar membahas berbagai strategi yang dapat diterapkan untuk memperkuat pertahanan siber:
- Zero Trust Architecture
Implementasi model keamanan yang tidak mempercayai siapa pun, bahkan pengguna yang sudah terautentikasi. - Multi-Factor Authentication (MFA)
Penggunaan autentikasi berlapis untuk meningkatkan keamanan akses ke sistem. - Regular Security Training
Pelatihan berkala untuk meningkatkan awareness karyawan tentang ancaman siber. - Incident Response Plan
Persiapan rencana respons yang komprehensif untuk menghadapi serangan siber.
Peran BARa dalam Cybersecurity
BARa berkomitmen untuk terus mendukung industri perbankan dalam meningkatkan kapasitas cybersecurity melalui:
- Pengembangan standar cybersecurity untuk industri perbankan
- Penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi cybersecurity
- Sharing best practices antar institusi keuangan
- Kolaborasi dengan regulator dan lembaga internasional
Seminar ini merupakan bagian dari komitmen BARa untuk terus meningkatkan awareness dan kapasitas industri perbankan dalam menghadapi berbagai tantangan risiko, termasuk ancaman siber yang semakin kompleks.
